Orang-Orang Yang Wajib Qodho Puasa Ramadhan

Wajib qodho dan imsak (menahan diri dari hal yang dapat membatalkan puasa) pada enam keadaan, yaitu:

Melakukan sesuatu yang dapat membatalkan puasa ramadhan

Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Mas’ud: Barang siapa yang makan pada permulaan siang hari, maka ia (harus) makan pada waktu berakhirnya siang hari.

Hadits ini ditujukan kepada orang yang makan setelah terbit fajar berarti telah melakukan pekerjaan lainnya yang dapat membatalkan puasa sampai terbenam matahari.

Orang yang melakukan pekerjaan yang dapat membatalkan puasa diperintah untuk mengqodho puasa berdasarkan hadits Abu Hurairah: Nabi bersabda, “Orang yang muntah secara sengaja, maka wajib baginya mengqodho puasa.”

Juga orang yang meninggalkan puasa karena sakit wajib baginya qodho, berdasarkan firman Allah, “Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan pada hari-hari yang lain.”

Meninggalkan niat puasa pada malam hari

Hal ini berdasarkan hadits Siti Aisyah, “Orang yang tidak niat berpuasa pada malam hari sebelum terbit fajar maka tidak sah puasanya.”

Orang yang makan sahur, dia mengira masih malam ternyata tidak

Hal ini berdasarkan firman Allah, “Dan makan minumlah, hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam yaitu fajar, kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.”

Juga hadits Ibnu Mas’ud: “Barang siapa yang makan pada permulaan siang hari, maka ia (harus) makan pada waktu berakhirnya siang hari.”

Orang yang berbuka puasa sebelum terbenamnya matahari

Hal ini berdasarkan hadits Siti Asma binti Abu Bakar: Kami berbuka puasa di masa Rasulullah pada hari yang mendung kemudian matahari muncul, dikabarkan pada Hisyam “Mereka disuruh mengqodho” Hisyam berkata, “Pasti harus diqodho.” (HR Bukhari)

Hadits riwayat Baihaqi, juga diriwayatkan oleh Syafi’i dari Khaliq bin Aslam: Pada bulan ramadhan saya berada di samping Umar, kemudian ia berbuka, maka orang yang ikut berbuk. Kemudian muadzin naik untuk mengumandangkan adzan seraya berkata, “Wahai manusia, matahari belum terbenam.” Umar berkata, “Barang siapa berbuka, maka berpuasalah sebagai pengganti puasa hari ini.”

Orang yang meyakini bahwa hari itu tanggal 1 ramadhan, tetapi dia tidak niat berpuasa

Orang yang kemasukan air ketika berkumur

Hal ini berdasarkan hadits Laqit bin Sobroh: Rasulullah berkata kepadanya, “Apabila kamu menghirup air, maka hiruplah sedalam-dalamnya, kecuali apabila kamu sedang berpuasa.”

Nabi Muhammad melarang menghirup air secara berlebihan ketika berpuasa, karena dapat membatalkan puasa, maka wajib qodho karenanya.