Keutamaan Ilmu di Dalam Syariat Islam

Ilmu itu memiliki banyak sekali keutamaan, di bawah ini adalah beberapa dalil dari Al Qur’an dan hadits yang menerangka mengenai keutamaan ilmu.

Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 31-32: “Dan Dia mengajarkan kepada Adam Nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar! mereka menjawab: “Maha suci Engkau, tidak ada yang Kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling selamat dari kamu di hari kiamat dari segala penderitaan dan tempat-tempat yang menyusahkan adalah orang yang paling banyak dari kamu dalam membaca shalawat padaku.”

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Barang siapa yang menempuh sebuah jalan menuju ilmu, maka Allah membimbingnya ke jalan menuju surga. Sesungguhnya orang alim itu dimohonkan ampunan oleh malaikat-malaikat di langit dan makhluk-makhluk di bumi sampai ikan-ikan di laut sekalipun. Dan sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi.”

Dan dari Abu Dzar, dia berkata bahwa Nabi Muhammad bersabda “Hai Abu Dzar, sesungguhnya engkau berangkat pagi-pagi lalu mencari ilmu tentang sebuah bab dari kitab Allah adalah lebih baik bagimu daripada engkau mengerjakan shalat seratus rakaat. Dan sesungguhnya engkau berangkat pagi lalu mencari ilmu dari sebuah bab dari ilmu yang diamalkan atau tidak adalah lebih baik daripada engkau mengerjakan shalat seribu rakaat.”

Ilmu

Nabi Muhammad juga bersabda, “Barang siapa yang mempelajari sebuah bab dari ilmu untuk diajarkan kepada manusia, maka diberilah dia pahala 70 orang nabi.”

Nabi Muhammad juga bersabda, “Barang siapa yang duduk di sisi orang alim dua jam, makan bersamanya dua suap, mendengar darinya dua kalimat, atau melangkah bersamanya dua langkah, maka Allah akan memberinya dua buah surga, setiap surga adalah dua kali dunia.”

Dan dari Ali karamallaahu wajhah, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Aku telah bertanya kepada Jibril mengenai orang-orang yang mempunyai ilmu. Berkatalah Jibril, ‘Mereka adalah lampu-lampu ummatmu di dunia dan di akhirat. Beruntunglah bagi mereka yang mengenal mereka dan celaka bagi mereka yang menentang mereka dan membeni mereka.”

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan shalat dengan berjamaah, duduk dalam majelis ilmu, mendengarkan Kalam Allah dan mengamalkanya, maka Allah akan memberinya enam perkara; Rezeki halal, selamat dari siksa kubur, diberikan catatan amal melalui tangan kanannya, lewat di atas shirath seperti kilat yang menyambar, dikumpulkan di Mahsyar bersama para Nabi dan Allah akan membangun untuknya sebuah gedung di surga dari mutiara yaqut merah yang berpintu 40 buah.”

Dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Para ulama memiliki derajat di atas derajat-derajat orang mukmin yang lain dengan selisih 700 derajat dan di antara dua derajat terdapat jarak 500 tahun perjalanan.”