Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Bulan ramadhan memiliki banyak keutamaan. Dan banyak sekali keterangan yang menjelaskan tentang keutamaan bulan tersebut. Beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah ini:

Al Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah, “Barang siapa yang berdiri shalat malam di bulan ramadhan (dengan mengerjakan shalat tarawih), dengan beriman (tentang pahalanya) dan dengan mencari pahala (ikhlas) maka diampunilah baginya dosa-dosa yang telah berlalu.”

Dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Apabila datang hari pertama dari ramadhan, bertiuplah sebuah angin dari bawah pohon Arasy yang disebut ‘Al-Mutsirah”, bergeraklah daun-daun pohon di surga dan terdengarlah dengungan suara, karenanya yang tidak pernah di dengar oleh siapapun suara seindah itu.

Bidadari-bidadari yang bermata jeli memandang ke arah suara itu dan berkata: ‘Ya Allah, berilah kami di bulan ini suami-suami dari hamba-Mu.’ Maka tidak seorang hambapun yang mau berpuasa dalam bulan ramadhan, kecuali Allah akan mengawinkannya dengan bidadari-bidadari itu yang berada dalam kemah. Sebagaimana yag difirmankan Allah dalam surat Ar Rahman ayat 72, ‘Bidadari-bidadari yang dipingit dalam rumah-rumah kemah.’

Pada setiap bidadari terdapat tujuh puluh macam perhiasan yang tidak dalam satu warna, dan setiap perempuan itu mempunyai sebuah ranjang dari mutiara yaqud merah yang bersulam intan permata, pada setiap ranjang terdapat tujuh puluh tilam dan tujuh puluh hidangan dari berbagai macam makanan. Semua itu untuk orang yang berpuasa ramadhan, belum lagi amal-amal kebaikan lain yang dikerjakannya.”

Maka, sudah seharusnya bagi setiap muslim untuk memuliakan bulan ramadhan, mmelihara diri dari segala kemungkaran dan tenggelam dalam taat, seperti shalat, membaca tasbih, dzikir dan membaca Al Qur’an.

Ramadhan

Allah berfirman kepada Nabi Musa as: “Sesungguhnya Aku telah memberi dua buah Nur kepada umat Muhammad, agar mereka tidak kena bahaya dari dua buah kegelapan.” Berkatalah Musa, “Apakah dua buah Nur itu, ya Tuhanku?” Allah berfirman, “Nur ramadhan dan Nur Al Qur’an.” Musa berkata lagi, “Lalu apakah dua kegelapan itu yang Tuhanku?” Allah berfirman, “Kegelapan alam kubur dan kegelapan hari kiamat.”

Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Barang siapa yang menghadiri majelis ilmu dalam bulan ramadhan, maka Allah akan menulis untuknya dengan setiap langkah ibadah setahun dan dia akan bersamaku berada di bawah naungan Arasy. Barang siapa yang melanggengkan salat berjamaah dalam bulan ramadhan, maka Allah akan memberinya dengan setiap rakaat sebuah kota yang dipenuhi dengan segala kenikmatan Allah swt.

Barang siapa yang berbakti dengan kedua orang tuanya di bulan ramadhan, maka dia akan mendapat pandangan Allah dengan pebuh rahmat sedang aku menunggunya di surga. Tidak ada seorang perempuan yang mencari ridho suaminya di bulan ramadhan, kecuali dia akan mendapat pahala seperti Maryam dan Asiyah.

Dan barang siapa yang memenuhi hajat kawannya muslim dalam bulan ramadhan, maka Allah akan memenuhi hajatnya di hari kiamat seribu macam hajat.”

Dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Muhammad bersabda, “Barang siapa yang memasang lampu di sebuah mesjid dari masjid-masjid Allah di bulan ramadhan, maka dia akan mendapat nur di dalam kuburnya dan ditulis baginya pahala orang-orang yag mengerjakan shalat di masjid itu, para malaikat mendoakannya dan para malaikat pemikul Arasy memohonkan ampun untuknya selama lampu itu berada di masjid.”

Diriwayatka dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Apabila datang malam pertama dari bulan ramadhan, dibelenggulah setan-setan dan para jin yang durhaka, pintu-pintu neraka dikunci dan tidak sebuah pintu pun pintunya dibuka, dan pintu surga dibuka, dan tak satu pun pintu ditutup.

Allah berfirman pada setiap malam dari bulan ramadhan tiga kali, “Adakah orang yang meminta, maka Aku akan memberikan permintaannya. Adakah orang yang bertaubat, maka Aku akan menerima taubatnya. Adakah orang yang memohon ampun. Dan Allah akan memerdekakan sejuta orang dari neraka pada setiap hari di bulan ramadhan, yaitu orang yang seharusnya menerima adzab.

Apabila datang hari jumat di bulan ramadhan itu Allah akan memerdekakan sejuta orang dari neraka dari setiap jam. Lalu apabila datang hari terakhir dari ramadhan, Allah akan memerdekakan sejumlah orang yang telah dimerdekakan sejak hari pertama dari bulan itu.”