Hikmah dan Keutamaan Puasa

Puasa merupakan sebuah kewajiban yang dibebankan kepada setiap muslim. Banyak sekali faidah atau keutamaan dari puasa ini. Di bawah ini adalah dalil-dalil yang menerangkan tentang keutamaan puasa.

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: “Umatku ini diberikan lima hal yang tidak pernah diberikan kepada seorangpun sebelum mereka:

  1. Apabila tiba malam pertama dari bulan ramadhan, maka Allah memandang mereka dengan penuh rahmat, dan barang siapa dipandang Allah dengan penuh rahmat, maka Allah tidak akan menyiksanya setelah itu untuk selama-lamanya.
  2. Allah swt memerintahkan para malaikat untuk memohonkan ampun bagi mereka.
  3. Bahwa bau mulut orang yang berpuasa adalah lebih harum di sisi Allah daripada bau misik.
  4. Allah swt berfirman kepada surga, ‘Ambillah perhiasanmu.’ Dan berfirman, ‘Beruntung sekali hamba-hamba-Ku yang mukmin itu. Mereka adalah kekasih-kekasih-Ku.’
  5. Allah swt mengampuni mereka seluruhnya.”

Karena itu diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Muhammad telah bersabda, “Barang siapa berpuasa bulan ramadhan dengan beriman dan mencari pahala, diampunilah apa yang telah lewat dari dosa-dosanya.”

Ramadhan

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah swt pada setiap jam dari bulan ramadhan selalu memerdekakan 600 ribu budak dari neraka, yaitu orang-orang yang seharusnya disiksa sampai pada malam Lailatul Qadar, dan dalam malam Lailatul Qadar, Dia memerdekakan sebanyak orang yang telah dimerdekakan sejak permulaan bulan ramadhan, dan dalam Idul Fithri Dia memerdekakan sebanyak orang yang telah dimerdekakan sejak dari permulaan bulan sampai hari raya Idul Fithri.”

Dari Jabir, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: “Apabila datang malam terakhir dari bulan ramadhan, menangislah semua langit dan bumi serta para malaikat atas musibah yang menimpa umat Muhammad saw. Ditanyakanlah kepada beliau, ‘Ya Rasulullah, musibah apakah itu?’ Nabi Muhammad bersabda, ‘Kepergian bulan ramadhan, karena sesungguhnya doa-doa di dalam bulan ramadhan itu adalah dikabulkan, sedekah-sedekah diterima, kebaikan-kebaikan dilipat gandakan pahalanya dan adzab ditolak.”

Lalu musibah yang manakah yang lebih besar daripada kehilangan ramadhan? Kalau langit, bumi dan para malaikat sampai menangis karena kita, maka kita lebih pantas menangis dan bersedih karena kehilangan karunia seperti ini.

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah swt telah menciptakan malaikat yang berwajah empat, dari satu wajah ke wajah lain terdapat jarak seribu tahun perjalanan. Dengan sebuah wajah dia bersujud sampai pada hari kiamat, dengan berkata dalam sujudnya, “Maha suci Engkau, alangkah besarnya keindahan-Mu.’ Dengan sebuah wajah dia memandang ke neraka jahanam dan berkata, ‘Celakalah bagi orang yang akan memasukinya.’ Dengan sebuah wajah yang lain dia memandang ke surga dan berkata, ‘Beruntunglah bagi orang yang akan memasukinya.’ Dan dengan wajah terakhirnya dia memandang ke arah Arasy Tuhan Yang Maha Pemurah dan berkata, ‘Ya Tuhanku, berilah rahmat dan janganlah Engkau menyiksa orang-orang yang berpuasa di bulan ramadhan dari umat-umat Muhammad saw.”

Dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah swt telah memerintahkan malaikat-malaikat pencatat amal mulia dalam bulan ramadhan, agar mereka menulis segala kebaikan bagi umat Muhammad saw, dan tidak menuliskan segala kejahatan atas mereka serta menghapuskan dosa-dosa mereka yang telah lampau.

Nabi Muhammad saw bersabda, “Barang siapa yang berpuasa bulan ramadhan dengan beriman dan mencari pahala Allah, maka diampunkanlah baginya dosa yang telah berlalu.”