Bolehkah Menyentuh dan Mencium Istri di Bulan Ramadhan

Mungkin ada di antara kita yang bertanya-tanya apakah ketika kita berpuasa boleh menyentuh atau bahkan mencium istri. Baiklah, di bawah ini akan dijelaskan secara singkat mengenai hal tersebut.

Orang yang berpuasa boleh menyentuh istrinya dan menciumnya di bulan ramadhan, jika merasa aman pada dirinya. Jika dia mengkhawatirkan terjadi persetubuhan atau mengeluarkan air mani dengan hanya bersentuhan maka haram hukumnya.

Menurut Sa’id bin Musayyab bahwa tidak boleh bagi orang yang berpuasa mencium atau menyentuh, baik dia khawatir ataupun tidak.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa ada seorang pemuda datang menghadap kepada Ibnu Abbas. Bertanyalah pemuda itu, “Bolehkah aku mencium sedangkan aku sedang berpuasa?”, Dia menjawabn “Tidak.” Lalu datang pula seorang kakek-kakek menghadap kepadanya, kemudian dia bertanya, “Bolehkan aku mencium sedang aku berpuasa?” Dia menjawab, “Ya, boleh.”

Kembalilah si pemuda kepada Ibnu Abbas dan berkata, “Apakah engkau menghalalkan apa yang telah engkau haramkan kepadaku? Sedang kami adalah pada agama yang sama.”

Ibnu Abbas berkata, “Karena dia adalah seorang kakek yang dapat menguasai anggota dan auratnya, sedang engkau adalah seorang pemuda yang tidak akan dapat menguasai anggota dan auratmu.

Jadi intinya adalah bahwa kehati-hatian itu perlu, apabila dirasa tidak mampu mengendalikan diri lebih baik jangan menyentuh atau mencium istri, karena nantinya takut akan membatalkan puasa.