Maksiat Telinga

Telinga bisa saja melakukan kemasiatan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Mendengarkan perbuatan menggunjing

Kita diperintahkan untuk tidak mendengarkan orang yang berbuat ghibah (menggunjing), bahkan dianjurkan supaya kita menolak atau menegur atau meninggalkannya. Demikian sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi:

Dari Abu Darda, dari Nabi Saw yang bersabda, “Siapa yang mempertahankan kehormatan saudaranya yang akan dicemarkan orang, maka Allah akan menolak api neraka dari mukanya di hari kiamat.”

Telinga

Nabi Saw bersabda:

“Siapa yang saudaranya menggunjing di hadapannya lalu ia dapat menolongnya, maka Allah menolongnya di dunia dan akhirat, dan siapa yang tidak mau menolongnya maka Allah merendahkannya di dunia dan akhirat.”

Maksiat lain yang diharamkan, seperti mendengarkan provokasi, ucapan mengadu-adu, dan mendengarkan suara lain yang diharamkan, seperti mendengarkan suara musik gitar, biola, bas, suling dan lagu-lagu (yang dapat melalaikan mengingat Allah, melupakan ibadah, menimbulkan rangsangan birahi dan merusak moral).

Nabi Saw bersabda:

“Siapa mendengarkan suara biduanita maka ia tidak diizinkan untuk mendengarkan suara Ahli Qurra’ di surga.”

Mendengarkan pembicaraan yang masih dirahasiakan

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas, dari Nabi beliau bersabda:

“Siapa yang mendengarkan pembicaraan orang-orang yang tidak suka didengar bicara mereka, maka akan dituangkan ke dalam telinganya cor-coran timah, kelak di hari kiamat.”

Demikianlah penjelasan mengenai kemaksiatan yang dilakukan oleh telinga, semoga uraian singkat di atas dapat bermanfaat bagi kita semua baik di dunia maupun di akhirat.