Sunah-Sunah Haji

Sunah haji adalah semua perbuatan selain rukun dan wajib haji. Artinya suatu perkara yang apabila dilakukan, maka aka mendapatkan pahala, dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa atau dengan kata lain sah ibadah hajinya.

Sunah minum air zamzam

Sunah meminum ari zamzam, berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, air zamzam itu mengandung berkah, ia adalah makanan (minuman) yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit.

Bahwasanya Rasulullah Saw meminum air zamzam dan bahwasanya beliau bersabda, “Ia penuh berkah, ia adalah makanan yang mengenyangi dan obat bagi penyakit.” Dan sesungguhnya Jibril mencuci hati Rasulullah pada malam Isra’ adalah dengan air zamzam.

Kesunahan meminum air zamzam itu apabila seseorang telah selesai mengerjakan thawaf dan telah shalat dua rakaat di maqam. Dalam meminumnya ia disunahkan meniatkan penyembuhan dan lain-lain dengan tujuan kebaikan dunia dan akhirat.

Diriwayatkan Thabrani dan Ibnu Hibban dari Ibnu Abbas, Nabi Saw bersabda:

“Sebaik-baik air di muka bumi ialah aiz zamzam, ia merupakan makanan yang mengenyangi dan terhadap suatu penyakit mengobati.”

Kemudian hadis yang mengemukakan tatacara meminumnya dengan meniatkan mencari kebaikan dunia dan akhirat sebagaimana sabda Nabi Saw:

“Air zamzam itu tergantung kepada niat buat apa ia diminum.”

Dan disunahkan duduk menghadap kiblat ketika hendak meminumnya. Menurut Al Fasyani, jika kita meminum air zamzam untuk memohon ampunan, hendaknya kita menghadap kiblat kemudian membaca asma Allah Ta’ala (Basmalah) kemudian berdoa:

اَللّٰهُمَّ بَلَغَنِىْ عَنْ رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَنَّهُ قَالَ مَاءُزَمْزَمَ لِمَاشُرِبَ لَهُ وَاَنَااَشْرَبُهُ لِتَغْفِرَلِىْ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ

Allaahumma ballaghanii ‘an rasuulillaahi shallallaahu ‘alaihi wasallama, annahu  qaala maa-uu zamzama limaa syuriba lahu wa anaa asrabuhu litaghfiralii, Allaahummagh firlii.

“Ya Allah, telah sampai kepadaku dari Rasulullah Saw bahwasanya beliau bersabda, ‘Air zamzam itu tergantung kepada niat buat apa ia diminum,’ dan aku meminumnya semoga Engkau berkenan mengampuni aku ya Allah, ampunilah aku.”

Demikian juga bila kita meminumnya untuk obat dari penyakit atau lainnya.

Air zamzam itu mengandung khasiat yang banyak berbagai macam nama, di antaranya ialah zamzam (diamlah), ini berkenaan asal usulnya yaitu ketika Siti Hajar naik ke Marwah bersama putranya ditimpa haus, tiba-tiba kedengaran olehnya suara “Diamlah!”

Nama yang lain ialah Hamzah Jibril (hasil galian Jibril), juga disebut Suqya Ismail (penyediaan Allah buat minuman Ismail), lalu disebut Barakah, Sayidah, Nafi’ah, ‘Aunah, Busyra, Shafiyah, Barrah, ‘Ishmah, Salimah, Maimunah, Mubarakah, Kafiyah, ‘Afiyah, Maghdziyah, Thahirah.

Diterima pula dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah Saw bersabda:

Air telaga zamzam itu tergantung kepada apa yang dituju dengan meminmnya. Jika kamu meminumnya agar disembuhkan, maka akan disembuhkan oleh Allah. jika meminumnya itu supaya dikenyangkan oleh Allah, maka akan dikenyangkan oleh Allah, dan jika kamu meminumnya agar hausmu dilenyapkan, maka akan dilenyapkan oleh Allah! dan ia adalah hasil galian Jibril, dan penyediaan Allah buat minuman Ismail.

Selain meminum air zamzam, sunah haji yang lainnya ialah:

  1. Sunah haji ifrad, yaitu ihram untuk haji saja dahulu dari miqatnya terus menyelesaikan pekerjaan haji, lalu ihram untuk umrah terus mengerjakan segala urusannya.
  2. Membaca talbiyah dengan suara keras bagi lelaki, sedangkan wanita dengan ucapan sekedar telinganya sendiri.
  3. Bedoa sesudah membaca talbiyah.
  4. Membaca dzikir sewaktu thawaf.
  5. Shalat dua rakaat sesudah thawaf.
  6. Masuk ke Ka’bah.