Hadis Tentang Larangan Berbuat Zina

Menurut riwayat Imam Abu Daud dan Nasa’i, bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Tidak halal menumpahkan darah seorang muslim yang telah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, kecuali karena salah satu dari tiga perkara, yaitu:

  1. Berzina setelah berkeluarga, maka harus dirajam.
  2. Orang yang keluar untuk memerangi Allah dan Rasul-Nya (merampok atau membuat kerusakan di muka bumi, dan lain-lain), maka hukumannya harus dibunuh, digantung, atau diasingkan dari negerinya.
  3. Orang yang membunuh orang lain, maka harus dibunuh juga.

Dosa Zina

Ibnu Abid Dunya telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:

Tidak ada dosa yang paling berat di sisi Allah daripada seorang lelaki yang menaruh air maninya di rahim perempuan yang tidak halal baginya.

Ibnu Hibban telah menerangkan di dalam kitab Shahihnya, bahwa Rasulullah saw telah bersada sebagai berikut:

Seorang lelaki ahli ibadah dari Bani Israil telah menyembah kepada Allah di pertapaannya selama 60 tahun, sehingga tanah di sekitarnya menjadi subur lantaran terkena hujan dan tanamannya pun berdaun hijau. Lalu sang pendeta itu melihat dari pertapaannya ke arah bawah, lalu berkata, “Seandainya aku turun, lalu aku berdzikir kepada Allah niscaya akan bertambah kebaikan.” Lalu ia turun dari pertapaannya dengan membawa satu roti atau dua. Ketika sang pendeta itu berada di bawah, lalu ada seorang perempuan yang menjumpainya, tak henti-hentinya sang pendeta dan perempuan itu berbicara sehingga berakhir dengan persetubuhan. Kemudian sang pendeta jatuh pingsan, kemudian meninggal dunia. Lalu ibadah selama 60 tahun itu ditimbang dengan dosa satu kali perzinaan, ternyata dosanya lebih berat daripada kebaikannya.

Al Bazzar juga telah meriwayatkan bahwa Rasulullah telah bersabda sebagai berikut:

Sesunguhnya tujuh pertapa langit dan bumi mengutuk kepada orang tua yang berzina dan sesungguhnya bau busuk kemaluan pelacur akan menyakitkan penduduk neraka.

Al Khoro’ithi telah meriwayatkan bahwa Rasulullah telah bersabda sebagai berikut, “Orang yang senantiasa melakukan zina, sama dengan orang yang menyembah berhala.”

Imam Abu Daud telah meriwayatkan sebuha hadis, “Barang siapa yang menggauli perempuan musyrik dan tinggal bersamanya, maka kedudukannya sama.”

Imam Bukhari telah meriwayatkan bahwa Rasulullah telah bersabda sebagai berikut:

Semalam aku bermimpi melihat dua orang lelaki yang datang kepadaku, lalu mengajakku keluar ke tanah yang suci, lalu dua orang itu pergi bersamaku melihat lubang seperti dapur, yang atas sempit dan yang bawah luas, sementara di bawahnya terdapat api yang menjilat-jilat. Jika api meningkat panasnya, maka orang-orang yang berada di dalamnya juga ikut terangkat, dan hampir saja mereka keluar. Tapi jika api itu padam, mereka kembali ke dalamnya. Disana terdapat seorang lelaki dan perempuan yang sedang telanjang……. dan pada akhir hadis diterangkan bahwa lelaki dan perempuan yang sama telanjang itu adalah lelaki dan perempuan yang melacur.