Larangan Untuk Berbuat Nusyuz

Setiap lelaki atau suami pasti mengharapkan dirinya mendapatkan istri yang shalehah. Karena perhiasa yang paling indah itu adalah istri yang shalehah. Tetapi mendapatkan istri yang demikian itu sangat berat sekali.

Bukannnya mendapatkan istri yang shalehah, bahkan mendapatkan istri yang durhaka kepada suami.

Nah, hendaklah seorang istri menjauhi perbuatan ini (durhaka kepada suami), karena apabila dia berbuat demikian (nusyuz), berarti dia durhaka kepada Allah.

Di bawah ini ada beberapa hadis yang berkaitan dengan istri yang nusyuz (durhaka kepada suami)

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

“….. maka perempaun itu akan didoakan oleh para malaikat yang berada di langit dan setiap sesuatu yang dilewatinya agar ia tidak mendapatkan rahmat dari Allah, hingga pulang kembali, kecuali jin dan manusia, maka tidak akan mendoakannya.”

Dalam riwayat Imam Ahmad, Thabrani, Hakim dan Baihaqi diterangkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda:

Setiap perempuan yang memakai minyak wangi, kemudian keluar dari rumah, lalu lewat pada salah satu kaum agar mereka mencium bau harumnya, maka perempuan itu termasuk berzina (berdosa) dan setiap mata yang memandangnya adalah berzina (berdosa).

Ibnu Ady dan Ibnu Asakir telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda:

Jika seorang perempuan berkata kepada suaminya, “Aku tidak pernah melihatmu berbuat kebaikan kepadaku sama sekali, maka sungguh pahala amal perbuatannya telah musnah.”

Dalam riwayat Abu Daud dan Turmudzi diterangkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda:

Setiap perempuan yang meminta kepada suaminya agar menceraikannya dengan tanpa alasan, maka baginya haram mencium surga.

Dan juga riwayat Imam Abu Daus beserta Ibnu Majah bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Seorang suami tidak akan ditanya, “Mengapa memukul istrinya (yang tidak mau diajak tidur bersama).”

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa Rasulullah saw bersabda sebagai berikut:

Aku melihat ke neraka, lalu aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum perempun.

Kaum perempuan banyak yang akan menjadi penghuni neraka, itu dikarenakan kurang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta kepada suaminya, sering keluar rumah dengan mempertontonkan auratnya. Ia keluar dengan pakaian yang paling mahal, berhias diri, wajah dan rambutnya dibersihkan, sehingga menarik perhatian lelaki lain.

Jika si perempuan itu dapat menjaga diri, maka orang yang melihatnya berdosa dan terganggu.

Oleh sebab itu Rasulullah saw bersabda:

Seorang perempuan itu aurat, oleh sebab itu tahanlah mereka di rumah. Karena sesungguhnya seorang perempuan jika keluar ke jalan, lalu ditanya oleh suaminya, “Kemanakah kamu hendak pergi?” Jawabnya, “Aku akan mengunjungi orang yang sakit atau mengantarkan jenazah.”

Oleh sebab itu ia akan disertai dengan setan, sehingga mengeluarkan lengannya. Seorang perempuan yang hendak mencari ridha Allah, maka tiada jalan lain baginya kecuali harus berdiam di dalam rumahnya, menyembah kepada Tuhannya dan taat kepada suaminya.”

Ali r.a. juga telah berkata, “Apakah kamu tidak merasa malu? Apakah kamu tidak merasa cemburu? Sehingga seseorang itu membiarkan istrinya keluar berkeliaran di hadapan kaum lelaki, sehingga dapat dilihat dan melihat mereka?”