Khianat

Allah swt telah berfirman dalam surat Al Anfal ayat 27:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya, dan juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahuinya.”

Dan juga firman Allah yang artinya sebagai berikut:

Sesungguhnya Allah tidak memberikan petunjuk kepada upaya orang-orang yang berkhianat.

Rasulullah saw bersabda sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Imam Thabrani dari Ibnu Umar r.a sebagai berikut:

Tidak beriman orang yang tidak mempunyai amanat (tidak dapat dipercaya) dan tidak sah salat orang yang tidak bersuci, dan tidak beragama orang yang tidak sempurna salatnya, dan fungsi salat dalam agama itu sebagaimana fungsinya kepada bagi tubuh.

Dalam riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Hibban yang bersumber dari Anas r.a. juga diterangkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda:

Tidak beriman orang yang tidak beramanat (tidak dapat dipercaya) dan tidak beragama orang yang tidak menepati janji.

Imam Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu:

  1. Jika berbicara selalu berdusta.
  2. Jika berjanji selalu mengingkari.
  3. Dan jika dipercaya mengkhianati.

Abusy Syaikh juga telah meriwayatkan dari Anas r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

Tiga perkara, barang siapa yang memilikinya maka termasuk dalam golongan orang munafik, meskipun ia telah berpuasa, mengerjakan salat, menunaikan ibadah haji atau umrah, dan berkata sesungguhnya aku adalah muslim yaitu orang yang jika berbicara selalu berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika dipercaya berkhianat.