Keutamaan menikah dan larangan membujang

Ad Dailami dan Abu Dawud telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

Barang siapa yang tidak kawin lantaran takut miskin, maka tidak termasuk golongan kami.

Imam Ahmad dan Muslim meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda:

Dunia seluruhnya adalah benda yang menyenangkan, sedang sebaik-baik yang menyenangkan di dunia adalah istri yang shalihah.

Ibnu Majah telah meriwayatkan dari Abu Umamah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

Seorang mukmin tidak menghasilkan sesuatu yang lebih baik setelah takwa kepada Allah, selain daripada istri yang shalihah. Jika diperintah taat. Jika sang suami melihat padanya menyenangkan. Jika sang suami menyumpah padanya selalu ditepati. Jika ditinggal pergi oleh suaminya selalu menjaga dirinya dan harta sang suami.

imam Thabrani telah meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah saw bersabda:

kawinilah beberapa gadis, karena sesungguhnya mereka lebih sedap mulutnya, rahimnya subur dan lebih rela dengan harta dunia yang sedikit.

imam Abu dawud telah meriwayatkan dari Ma’qil bin Yasar r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

kawinilah dengan wanita yang bersikap kasih sayang yang banyak melahirkan anak, karena sesungguhnya aku bangga dengan jumlahmu yang banyak di hadapan beberapa umat yang terdahulu.

imam Baihaqi telah meriwayatkan dari Abbu Sa’id dan Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

barang siapa yang mempunyai anak baru, maka berilah nama yang baik, didiklah dengan akhlak yang baik. Jika telah mencapai dewasa, maka kawinkanlah. Jika sudah dewasa lalu tidak dikawinkan lalu berbuat dosa, maka sesungguhnya dosanya adalah dipikul oleh ayahnya.