Dosa Lari dari medan perang

Lari dari medan perang merupakan sebuah dosa yang besar. Allah swt telah menerangkannya dalam Al Quran. Selain itu banyak juga hadis yang menerangkan hal tersebut. beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah ini:

Allah swt telah menegaskan di dalam surat Al Anfal ayat 16:

  1. Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (sisat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, Maka Sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. dan Amat buruklah tempat kembalinya.

Rasulullah saw juga telah menegaskan di dalam sabdanya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah sebagai berikut:

“Tinggalkanlah tujuh macam perkara yang dapat membinasakan. “Seorang sahabat bertanya, “apakah itu wahai Rasulullah?”

Beliau bersabda, yaitu:

  1. Menyekutukan Allah
  2. Membunuh orang yang diharamkan oleh Allah, kecuali ada alasan yang hak menurut syar’i.
  3. Memakan riba.
  4. Makan harta anak yatim.
  5. Lari dari medan perang fisabilillah.
  6. Menuduh wanita mukminat yang baik-baik berzina.

Imam Ahmad telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Barang siapa yang menghadap kepada Allah yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam keadaan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan mengeluarkan zakat serta harta bendanya dengan hati yang ikhlas semata-mata hanya untuk mencari ridha Allah, mendengar dan taat kepada-Nya, niscaya ia akan mendapatkan surga.

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Lima dosa yang tidak dapat ditebus dosanya ialah:

  1. Menyekutukan Allah.
  2. Membunuh orang yang diharamkan Allah tanpa ada alasan yang hak menurut syar’i.
  3. Menuduh orang mukmin berbohong.
  4. Lari dari medan perang.
  5. Sumpah palsu untuk mengambil harta benda yang bukan menjadi haknya.

Dalam sebuah riwayat Imam Thabrani diterangkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

Tiga macam perkara yang dapat membuat amal perbuatan seseorang tidak diterima di sisi Allah, yaitu:

  1. Menyekutukan Allah.
  2. Durhaka kepada kedua orang tua.
  3. Lari dari medan perang.

Sementara Imam Ahmad beserta Al Bazzar meriwayatkan sebuah hadis sebagai berikut:

Orang yang lari dari desa yang sedang terjangkit wabah kolera, sebagaimana orang yang melarikan diri dari medan perang. Dan barang siapa yang bersabar untuk tetap di dalamnya, maka akan mendapat pahala orang yang mati syahid.

Imam bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah saw telah bersabda:

Jika kamu mendengar bahwa ada wabah kolera yang sedang menjangkit di suatu tempat, maka janganlah kamu mendatanginya, tetapi jika wabah itu menjangkit di tempatmu, maka janganlah kamu keluar dari tempat itu karena ingin terhindar dari penyakit kolera.

Sesungguhnya melarikan diri dari medan peperangan melawan orang kafir selain untuk siasat perang atau untuk menggabungkan diri kepada pasukan lain, maka hukumnya termasuk golongan dosa besar yang membinasakan. Karena perbuatan mereka tidak membuat orang kafir menjadi lemah.