Dalil dari Al Quran dan Hadis Tentang Jihad Fisabilillah

Syariat islam telah mengajarkan kepada umatnya agar melakukan jihad fisabilillah untuk menegakkan agama Allah. banyak sekali dalil yang menerangkan hal ini, beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah ini.

Allah swt telah berfirman dalam surat Ash Shaff ayat 10-13 yang artinya sebagai berikut:

  1. Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?
  2. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
  3. niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
  4. dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.

Rasulullah saw juga telah bersabda sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dan Abu Hurairah sebagai berikut:

Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah dan sesungguhnya aku adalah utusan Allah. jika mereka telah mengucapkannya berarti mereka terpelihara darahnya dan hartanya dariku kecuali dengan haknya. Dan perhitungan mereka terserah kepada Allah.

Abu Ya’la dan Abu Dawud telah meriwayatkan daripadanya pula, bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Jihad itu wajib atas kamu semua.

Dan juga riwayat Imam Abu dawud beserta Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Musa Al Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah saw telah bersabda:

Barang siapa yang berperang agar kalimat Allah ditegakkan (di atas bumi), maka termasuk berperang di jalan Allah.

Riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu berkata sebagai berikut:

Rasulullah saw pernah ditanya, “Amal perbuatan apakah yang paling utama?” Rasulullah saw menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Beliau ditanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Jawabnya, “Jihan fisabilillah.” Beliau ditanya lagi, “Kemudian apa lagi?” jawabnya, “Haji yang mabrur.”