Dalil dari Al Quran dan Hadis Mengenai Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar

Allah swt telah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 104:

dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

Al A’raaf ayat 199, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf.”

At Taubah ayat 71, “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka 9adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar.”

Al Maidah ayat 79, “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat.”

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui Abu sa’id Al Khudri yang menceritakan:

Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa diantara kalian melihat suatu perkara mungkar, hendaklah ia mencegah dengan kekuatannya; apabila ia tidak mampu, hendaklah dengan lisannya. Dan apabila ia tidak mampu juga, dengan hatinya, yang demikian itu (membenci dengan hati) merupakan iman yang paling lemah.”

Diriwayatkan di dalam kitab Imam Turmudzi melalui Hudzaifah yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad saw pernah bersabda:

Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman (kekuasaan)-Nya, kamu sekalian benar-benar melaksanakan amar ma’ruf dan mengerjakan nahi munkar, atau Allah swt benar-benar dalam waktu yang dekat akan mengirimkan kepada kalian suatu siksaan dari-Nya, kemudian kalian berdoa kepada-Nya, tetapi doa kalian tidak dikabulkan.

Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud, Sunan Turmudzi, Sunan Nasai dan Sunan Ibnu Majah dengan sanad yang sahih melalui Abu Bakar ash Shiddiq yang mengatakan:

Hai manusia, sesungguhnya kalian telah membaca ayat berikut, “Hai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian; tiadalah orang yang sesat itu memberi mudarat kepada kalian apabila kalian telah mendapat petunjuk (Al Maidah;105)”

Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya orang-orang itu apabila melihat orang yang aniaya, mereka tidak menuntun kedua tangannya ( ke jalan yang benar), maka dalam waktu yang dekat Allah akan menimpakan siksaan-Nya kepada mereka secara umum.”

Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu daud, Sunan Turmudzi melalui Abu Sa’id, bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda:

Jihad yang paling utama ialah kalimat yan adil di hadapan sultan yang zalim.