Wasiat seseorang yang meninggal yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan

Apabila seseorang berwasiat agar dikubur dengan dihampari kasur atau di bawah kepalanya diletakkan bantal, atau hal lainnya, maka wasiatnya tidak boleh dilaksanakan. Demikian pula jika seseorang berwasiat agar dikafani dengan kain sutera, karena memakai kain sutera sebagai kain kafan hukumnya haram buat lelaki dan makruh buat wanita. Bagi banci, dalam hal ini hukumnya sama dengan lelaki. Seandainya seseorang berwasiat agar dikafani dengan kain kafan yang lebih dari apa yang disyariatkan, atau dengan pakaian yang tidak dapat menutupi tubuh, maka wasiat itu tidak boleh dilaksanakan.

Wasiat untuk dibacakan Al Qur’an dan dibuatkan bangunan di atas kuburan

Seandainya seseorang berwasiat agar dibacakan Al Qur’an pada kuburannya, atau diadakan sedekah untuknya dan lain sebagainya yang termasuk amal taqarrub, maka wasiatnya harus dilaksanakan, kecuali bila hal itu disertai dengan hal-hal yang dilarang oleh syara’.

Seandainya seseorang berwasiat agar penguburan jenazahnya ditangguhkan dalam batas waktu yang melebihi dari apa yang diperbolehkan oleh syariat, wasiatnya tidak boleh dilaksanakan.

Seandainya ia berwasiat agar dibuatkan bangunan pada kuburannya, padahal tanah kuburan itu adalah milik kaum muslim, maka wasiatnya tidak boleh dilaksanakan, bahkan hal itu hukumnya haram.

apabila seseorang berwasiat agar dikubur di suatu tempat kuburan di negerinya dan tempat itu merupakan tempat orang-orang terpilih (saleh), maka wasiatnya itu dianjurkan agar dipegang dan dilaksanakan.

Demikianlah penjelasan dari kami, semoga uraian singkat di atas dapat bermanfaat bagi kita semua, baik di dunia maupun di akhirat.