Orang yang dilarang berziarah dan yang dilarang syariat mengenalnya

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim melalui Anas r.a. yang menceritakan:

Nabi saw berjumpa dengan seorang wanita yang sedang menangis di dekat suatu kuburan, maka beliau bersabda, “ Bertakwalah engkau kepada Allah dan bersabarlah!”

Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud, Sunan Nasai, dan Sunan Ibnu Majah dengan sanad hasan melalui Basyir ibnu Ma’bad yang dikenal dengan julukan Ibnul Khashashiyyah yang menceritakan:

Ketika kami berjalan mengikuti Nabi saw, lalu beliau melihat ada seorang lelaki sedang berjalan di tengah-tengah kuburan dengan memakai sepasang terompahnya, maka Nabi saw bersabda, “Hai pemakai sepasang terompah, lepaskanlah terompahmu!” hingga akhir hadis.

As-Sibtiyyah, terompah (sandal) yang tidak berbulu. Ulama sepakat wajib melaksanakan amar ma’ruf dan nahi munkar, dalil-dalilnya di dalam Al Qur’an dan sunnah sudah terkenal.

Menangis dan merasa takut ketika melewati kuburan orang-orang yang zalim

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari melalui Ibnu Umar r.a. yang menceritakan:

Rasulullah saw bersabda kepada para sahabatnya, yakni ketika sampai di Al Hijr, bekas tempat tinggal kaum Tsamud, “Janganlah kalian memasuki daerah orang-orang yang diazab itu melainkan sambil menangis. Jika kalian tidak dapat menangis, janganlah kalian memasuki daerah mereka. Kalian tidak akan tertimpa apa yang telah menimpa mereka.”

Demikianlah uraian singkat dari kami, semoga bermanfaat bagi kita semua, baik di dunia maupun di akhirat.