Perhitungan zakat binatang ternak unta

Apabila kita memiliki hewan ternak dan sudah mencapai nishab, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

Wajib mengeluarkan zakat pada setiap 5 ekor unta yaitu dengan seekor biri-biri yang sudah jatuh gigi depannya, yang telah berumur satu tahun; dengan kambing yangtelah putus atau jatuh giginya, yang berumur 2 tahun; juga boleh dengan biri-biri atau kambing jantan walaupun untanya betina, tetapi tidak boleh dengan yang sakit jika untanya sehat. Kewajiban itu hanya berlaku untuk setiap 5 sampai 25 ekor unta.

Tanda bagi biri-biri yaitu dengan putus giginya, meskipun berumur satu tahun. Bagi kambing, belum berumur dua tahun.

Kalau giginya belum putus, biri-biri harus genap berumur satu tahun, atau kambing yang genap berumur dua tahun, tidak boleh kurang. Hal ini seperti tanda balig yaitu datangnya haid atas mimpi berjima’, dan dengan umur yang harus genap 15 tahun.

Setiap pemilikan 10 ekor unta, zakatnya adalah 2 biri-biri, setiap 15 ekor unta zakatnya 3 biri-bii; setiap 20 sampai 25 unta, zakatnya 4 biri-biri. Apabila genap 25 unta, zakatnya anak unta betina yang masih menyusui yang berumur satu tahun lebih. Zakat unta semacam itu wajib hingga mencapai 36 ekor unta.

Anak unta disebut bintu makhadh, sebab induknya sudah mendekati masa hamil lagi.

Jika memiliki 36 sampai 46 ekor unta, zakatnya adalah anak unta betina yang berumur 2 tahun lebih. Unta ini disebut bintu labun, sebab induknya sudah hampir melahirkan anak lagi dan mempunyai banyak air susu.

Bila untanya sebanyak 46 sampai 61 ekor, zakatnya dengan seekor unta yang berumur 3 tahun lebih. Unta ini disebut hiqqah, sebab sudah dapat ditunggangi dan dibebenai muatan, atau sudah dapat dijamah oleh uta jantan.

Enam puluh satu ekor unta, zakatnya dengan unta betina yang berumur 4 tahun. Disebut jadza’ah, sebab unta tersebut sudah putus gigi depannya.

Apabila memiliki 76 ekor unta, zakatnya 2 ekor unta betina berumur 2 tahun lebih; 91 ekor unta, zakatnya 2 ekor unta betina berumur 3 tahun lebih; 121 ekor unta, zakatnya 3 ekor unta yang berumur 2 tahun.

Selanjutnya kewajiban pada setiap 40 ekor unta, zakatnya adalah seekor bintu labun; dan setiap 50 ekor unta, zkatnya seekor hiqqah.

 

Sumber: Kitab Fat-hul Mu’in karangan Zainuddin bin Abdul Aziz al Malibari al Fannani