Kelebihan dan Keistimewaan Shalat Berjamaah

Melaksanakan berjamaah itu mendapat empat macam: Mendapatkan fadhilah berjamaah, Mendapatkan salat sunat, Mendapatkan fadhilah mengikuti takbiratul ihram, Mendapatkan satu rakaat, yaitu:

Mendapatkan fadhilah takbiratul ihram beserta imam. Apabila makmum hadir pada saat imam melakukannya dan makmum mengerjakannya sesudah takbir imamnya tanpa terlambat. Apabila makmum itu tidak hadir ketika imam bertakbir, atau ia terlambat takbir, maka luputlah fadhlah takbratul ihramnya. Akan tetapi dimaafkan, bila ia sedikit waswas.

Mendapatkan takbiratul ihram beserta imam merupakan fadhilah tersendiri yang diperintahkan, sebab takbiratul ihram merupakan inti salat. Dengan membiasakan demikian (berjamaah dan mendapatkan takbiratul ihram) selama 40 hari, maka ia dicatat sebagai orang yang bebas dari neraka dan bebas dari kemunafikan, sebagaimana tertera dalam hadis Nabi saw.

Dikatakan orang-orang, bahwa fadhilah takbir itu dapat diraih apabila menemui sebagian berdiri imam (sebab rakaat pertama itu merupakan waktu takbiratul ihram). Sunat tidak tergesa-gesa (untuk mendapatkan takbiratul ihram imam) walaupun khawatir tidak mendapatkan takbiratul ihram imam.

Sabda Nabi Muhammad saw, “Apabila salat didirikan, janganlah kamu tergesa-gesa mendatanginya. Datangilah dengan berjalan, kamu harus tenang dan sopan. Barang siapa yang mendapatkannya, maka salatlah! Barang siapa yang tertinggal, maka sempurnakanlah pekerjaan salatmu!”

Demikianlah pemaparan kami tentang hikmah dari salat berjamaah, semoga apa yang telah kami paparkan di atas memberi manfaat bagi kita semua di dunia dan di akhirat, amin.