Inilah 10 Golongan Orang Yang Tidak Akan Masuk Surga

Sayyidina ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa dirinya telah menerima dari Rasulullah saw: Sepuluh golongan dari umatku tidak akan masuk surga, kecuali apabila mereka bertaubat.

  • Orang qalla’
  • Orang jayyuf
  • Orang qattat
  • Orang daibub
  • Orang dayuts
  • Shahibul ‘arthabah
  • Shahibul kubah
  • Si ‘utul
  • Si zaniim
  • Orang yang menyakiti ibu bapaknya.

Yang dimaksud qalla’ adalah orang yang sering berjalan menghadap pemerintah (umara). Artinya orang yang datang kepada umara dengan membawa perkara yang batil dan bohong.

Yang disebut jayyuf yaitu orang yang sering mengambil (maling) bungkus mayit di dalam kuburan. Ada sebuah riwayat bahwa sudah terbukti ada seorang maling kain kafan (di dalam kubur) di sebuah negeri, dan ada seorang penghulu (qadhi) yang shalih.

Ketika sudah mau datang ajalnya qadhi, beliau memanggil si maling kemudian berkata, “Sudah sampai kepadaku berita tentang engkau yang sering mengambil kafan di kuburan, dan saat ini ajalku sudah dekat. Dan orang-orang sudah menyediakan harga kafanku, maka ambillah olehmu sekarang harga kafan tersebut, dan kamu jangan mempermalukanku di dalam kuburan (jangan mengambil kafan di dalam kuburannya).”

Setelah itu maling tersebut menunaikan kehendak si qadhi, dan ketika tiba ajalnya qadhi. Berita tersebut sampai kepada si maling, lalu dia bercerita kepada istrinya tentang perjanjiannya. Kemudian istrinya itu berkata bahwa dia harus takut apabila melanggar janji.

Setelah dikubur qadhi tersebut, si maling hatinya goyah karena ingin mengambil kain kafannya, walaupun sudah dilarang oleh istrinya. Ketika dia sudah datang ke kuburan dan masuk ke dalamnya, ternyata mayat qadhi itu sedang di dudukkan atau sedang diperiksa oleh malaikat. Kemudian salah satu malaikat berkata kepada malaikat lainnya, “harus membaui kamu ke kaki orang ini (mayit qadhi”, kemudian malaikat itu melakukannya, “pada kedua kaki orang ini tidak ada bau apa-apa, sebenar-benarnya kakinya ini tidak pernah dipakai berjalan untuk maksiat sama sekali.”

Setelah itu malaikat membaui kedua tangan qadhi, lalu berkata, “Tidak pernah berbuat maksiat mayit ini dengan kedua tangannya.”

Lalu malaikat membaui kedua mata mayit, lalu berkata, “mayit ini tidak pernah melihat atau berbuat sama sekali dengan kedua matanya.”

Kemudian malaikat itu membaui salah satu telinga mayit, dan ternyata tidak ada bau apa-apa. Ketika membaui telinga yang satunya ternyata malaikat menemukan bau, lalu berkata, “mayit ini sudah mendengar/memperhatikan salah satu dari pendengarannya (salah satu telinganya) terhadap salah satu dari dua musuh yang bertikai lebih banyak daripada yang lainnya (musuh yang lainnya). Setelah itu malaikat meniup telinga qadhi, lalu keluarlah api dari telinganya itu dan memenuhi kuburan tersebut. Api itu mengenai si maling, dan akhirnya membuat matanya buta.

Macam-macam wajah atau tingkah orang yang berbuat dosa di hari kiamat

Rasulullah saw ditanya tentang firman Allah swt, “Pada hari ditiup sangkakala, maka akan datang kalian semua dengan bergerombol.”

Rasulullah saw menjawab, “Hai Mu’adz, yakinlah engkau sudah menanyakan perkara yang besar/bangga”, lalu air mata beliau mengalir dan meneruskan ucapannya,

“Akan dikumpulkan sepuluh golongan dari umatku dengan berbeda-beda. Allah sudah membeda-bedakan golongan tersebut dari jamaah muslimin, dan membuat nyata rupa-rupa golongan tersebut. dari yang sepuluh golongan itu ada yang berupa monyet, ada yang berupa bagong, ada yang dijungkir balikkan kepala dan wajahnya sambil digusur semuanya, ada yang matanya buta sambil maju mundur, ada juga yang tuli dan bisu dan tidak punya akal semuanya. Ada juga yang menggigit-gigit (memakan) lidahnya dan lidahnya itu menjulur sampai ke dada serta keluar nanah dari mulutnya, dan orang di padang mahsyar pada jijik semuanya kepadanya. Ada juga orang-orang yang dipotong kaki dan tangannya, ada juga yang disalib di atas pohon dari neraka. Ada juga orang yang baunya melebihi bangkai. Ada juga yang yang dipakaikan pakaian yang panjang dari neraka.

Orang yang menyerupai monyet adalah orang yang sering mengadu domba. Orang yang menyerupai bagong adalah yang sering memakan barang haram dan usaha haram, seperti cukai, pajak dan harta sogokan.

Orang yang dijungkirbalikkan wajah dan kepalanya adalah yang sering memakan riba. Orang yang buta adalah orang yang dhalim dalam menghukumi (memberi hukuman). Orang yang tuli dan bisu adalah orang yang ‘ujub dengan amalnya. Orang yang menggigit lidahnya adalah ulama dan ahli pidato yang sering tidak sesuai antara omongan dan perbuatannya.

Orang yang dipotong kaki dan tangannya adalah orang yang sering menyakiti tetangganya. Orang yang disalib di atas pohon neraka adalah orang yang sering mengadukan/melaporkan orang-orang ke raja.

Orang yang baunya melebihi bangkai adalah orang yang sering bersenang-senang mengikuti syahwat, serta senang-senang sambil mencegah orang-orang tehadap haq Allah swt dari hartanya.

orang yang dipakaikan dengan pakaian dari neraka adalah orang yang takabur dan sombong.” HR Imam Qurtubhi

Daibub adalah orang yang yang sering mengumpulkan amat (perempuan) di rumahnya untuk melakukan zina. (orang yang mengumpulkan lelaki dan perempuan).

Dayuts adalah orang yang tidak ada rasa cemburu (membiarkan) terhadap keluarganya (istrinya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya).

Shahibul ‘arthabah orang yang sering menabuh gendang gede.

Shahibul kubah adalah orang yang sering menabuh gendang kecil.

Yang disebut ‘utul adalah orang yang tidak ada pengampunannya dari dosa serta tidak mau menerima pa’udzuran (alasan), maksudnya adalah orang takabur

Zaniim adalah orang yang dilahirkan dari hasil perzinahan, serta dilekatkan  ke orang yang tidak ada (bukan) dari anaknya tersebut. dan sering duduk si zaniim di tengah jalan, kemudian mengumpat, dan dia banyak berbuat dhalim kepada yang lain.

Sedangkan orang yang menyakiti kedua orang tuanya sudah masyhur. Misalkan ketika si anak bermuka cemberut kepada orang tuanya, lalu ketika orang tuanya datang bertemu dengan si anak dia tidak berdiri menyambutnya, serta perkara lainnya yang bisa membuat orang tua hatinya sakit.