Empat Perbuatan Di Surga dan Neraka Lebih Baik Daripada Surga dan Nerakanya Itu Sendiri

Rasulullah saw berkata: “Empat tingkah di surga lebih bagus daripada surga (dzatiyahnya surga). Yang pertama adalah kekal atau abadi di surga lebih bagus dari surga, artinya lama tinggal di surga itu lebih nikmat bagi ahli surga daripada dzatiyah nya surga.

Yang kedua meng khadamnya (melayaninya) malaikat kepada ahli surga itu lebih bagus daripada surganya. Melayaninya malaikat itu menunjukkan terhadap tambah-tambah luhurnya derajat ahli surga.

Yang ketiga menjadi tetangganya Nabi-Nabi atau dekat dengan para Nabi (anbiya) di surga bagi para ahli surga, itu lebih bagus daripada surganya.

Dan yang keempat keridhaan Allah di surga untuk ahli surga lebih baik daripada surganya, karena sebenar-benarnya keridhaan Allah itu lebih besar daripada segala kenikmatan yang ada di surga.

Mengapa Empat Tingkah Atau Perbuatan Di Neraka Lebih Buruk Daripada Neraka

Sedangkan empat perkara dari macam-macam tingkah di neraka lebih buruk daripada nerakanya. Yang pertama adalah langgeng atau kekal di neraka lebih buruk daripada nerakanya, artinya lama tinggal di neraka itu lebih berat kepada ahli neraka daripada masuknya kedalam neraka.

Yang kedua adalah menjelekkannya para malaikat kepada orang kafir di neraka lebih buruk daripada neraka. (menjelek-jelekan, menegur, menakut-nakuti).

Yang ketiga adalah menjadi tetangganya setan di neraka lebih buruk daripada neraka. Setan menemani ahli neraka dalam rantai yang satu.

Yang keempat adalah kebencian Allah di neraka lebih buruk daripada neraka. Maka ular-ular dan kalajengking yang ada di dalam neraka tidak merasa sakit, karena sebenar-benarnya Allah swt sudah ridha terhadap ular dan kalajengking tersebut untuk masuk ke neraka.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad karangan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar