Inilah Keutamaan Shalat Rawatib, Membaca Al Quran dan Puasa 3 hari pertengahan bulan

Keterangan yang diterima dari Syeikh ‘Abdullah bin al Mubarak, yaitu cucunya qadhi Nuh al Maruzi:

Siapa saja orang yang shalat tiap hari dua belas rakaat, yaitu dua rakaat sebelum shalat shubuh, dua rakaat sebelum dhuhur, dua rakaat setelah dhuhur, empat rakaat sebelum ashar, dan dua rakaat setelah maghrib, maka dia sudah menunaikan terhadap haq shalat. Karena Rasulullah saw bersabda:

“Allah merahmati kepada orang-orang yang shalat sebelum ashar 4 rakaat”, dan terbukti bahwa Nabi saw shalat sebelum ashar 4 rakaat, dan terpisah beliau di antara yang 4 rakaat itu dengan awaih salam.

Dan dalam hadist riwayat Imam Thabrani, “Siapa saja orang yang shalat empat rakaat sebelum ashar, maka Allah mengharamkan badan orang itu masuk neraka.”

Sudah mengutip Syeikh Khalil ar Rasyidi dari Syeikh Dimyati dalam kitab al Matjarirrabihi, dari hadist riwayat Imam Muslim, “Tidak semata-mata ada seorang ‘abdi yang shalat karena Allah dalam tiap hari dua belas rakaat shalat sunnah selain shalat fardhu, kecuali Allah mendirikan untuk si ‘abdi rumah di surga.”

Imam Tirmidzi sudah menambahkan dengan 4 rakaat sebelum dhuhur, dan dua rakaat setelah dhuhur, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya, serta dua rakaat sebelum shalat pagi-pagi (subuh-subuh).

Dalam hadist Imam Thabrani, “Siapa saja orang yang shalat sebelum dhuhur 4 rakaat, maka seolah-olah shalat tahajud orang tersebut dengan 4 rakaat pada malam harinya. Dan siapa saja orang yang shalat 4 rakaat setelah isya, maka itu seperti shalat 4 rakaat pada malam lailatul qadar.”

Ibnu Mas’ud berkata, “Tidak ada perkara yang menandingi shalat di malam hari dari shalat di siang hari, kecuali 4 rakaat sebelum dhuhur. Dan mengunggulinya shalat tersebut terhadap shalat di siang hari, adalah seperti mengunggulinya shalat berjamaah terhadap shalat sendirian.”

Rasulullah saw selalu mengerjakan shalat 4 rakaat sebelum dhuhur, dan beliau lama ketika rukuk dan sujud dalam shalat tersebut. Kemudian beliau berkata, “Sebenar-benarnya pada waktu tersebut, dibukakan pintu-pintu langit. Maka aku menyukai amal shalihku diangkat pada waktu tersebut.”

Keutamaan Puasa 3 hari tiap bulan, tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah

Serta siapa saja orang yang berpuasa di tiap-tiap bulan tiga hari, yaitu ketika terang bulan, tanggal 13, 14, dan 15, kecuali pada ibadah haji puasanya tanggal 16 atau hari setelahnya, sebagai pengganti tanggal 13.

Hikmah dari puasa tersebut adalah bahwa sebenar-benarnya suatu amal kebaikan dilipatkan dengan 10 kali lipatan. Maka puasa 3 hari itu seolah-olah seperti puasa sebulan penuh. Oleh karena itu, bisa hasil puasa setahun penuh dengan puasa tiap bulan tiga hari. Nah, begitulah seperti yang dijelaskan dalam kitab Tuhfah.

Keutamaan Membaca Al Quran

Siapa saja orang yang membaca Al Quran 100 ayat tiap hari, maka orang tersebut sudah memperhatikan terhadap haq baca Al Quran. Serta membaca surat al Munjiyat yang tujuh ayat lebih utama. Yang pertama adalah surat alif laam mim tanziil, yang kedua surat Ya Siiin, yang ketiga surat Fushilat, yang keempat surat ad Dukhan, yang kelima surat al Waqi’ah, yang keenam surat al Hasyru, dan yang ketujuh surat al Mulk.

Dan seseorang membaca di pagi-pagi dan pada sore hari awal surat al Hadid dan akhir surat al Hasyru, surat al Ikhlas, surat al Falaq dan An Naas tiga kali balikan.

Siapa saja orang yang shidqah pada hari jumat dengan satu dirham, atau dengan perkara yang sama nilainya dengan satu dirham, maka orang itu benar-benar sudah menunaikan (memperhatikan) haq shidqah.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad karangan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar