Inilah 4 Perkara Yang Jadi Sempurna Dengan 4 Perkara Lagi Menurut Abu Bakar

Keterangan yang diterima dari Abu Bakar Ash Shiddiq radiyallaahu ‘anhu:

Ada empat perkara yang jadi sempurna dengan empat perkara lagi.

Shalat dengan Sujud Sahwi

Yang pertama sempurnanya shalat adalah dengan dua sujud sahwi, ketika ada sebab harus melakukan sujud sahwi, seperti memindahkan rukun qauli dari tempatnya. Nah, memindahkan rukun qauli dari tempatnya (terbukti yang dipindahkannya) adalah rukun atau sunnah ab’adh atau sunnah haiat. Maka kalau rukun shalat iu harus sujud sahwi, karena memindahkan rukun sambil mutlaq.

Sedangkan sunnah ab’adh harus sujud sahwi apabila terbukti misalnya tasyahud awal dipindahkan dari tempatnya. Kalau doa qunut apabila dipindahkan dari tempatnya dengan maksud qunut maka harus sujud sahwi. Tetapi kalau dengan makud dzikir maka tidak harus sujud sahwi.

Sunnah haiat tidak harus sujud sahwi, karena memindahkannya haiat kecuali memindahkan membaca surah.

Puasa Dengan Shadaqah Fitrah

Yang kedua adalah sempurnanya puasa di bulan ramadhan dengan shadaqah fitrah.

Allah swt berfirman: “Dan wajib bagi orang-orang yang mampu untuk fidyah untuk membayar fidyah, yaitu memberi makanan kepada orang miskin.”

Dan yang dimaksud dengan makanan adalah shadaqah fitrah, karena Allah sudah nutur terhadap ayat di atas setelah memerintahkan puasa. Seperti Allah memerintahkan takbir lebaran setelah ayat yang kedua.

Ibadah Haji Dengan Fidyah

Yang ketiga adalah sempurnanya ibadah haji dengan fidyah. Nah, fidyah itu dengan menyembelih hewan peliharaan atau memberi beberapa mud. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa sebab yang mengharuskannya/mewajibkannya atau menyunahkannya fidyah, ataupun tidak ada sebabnya tetapi dikerjakan fidyahnya karena ihtiyath (kehati-hatian).

Iman Dengan Jihad

Dan yang keempat adalah sempurnanya iman adalah dengan jihad. Artinya mengajak-ngajak kepada agama yang haq.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad karangan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar