Inilah Dahsyatnya Akibat Dari Mengikuti Hawa Nafsu

Sayyidina ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu berkata bahwa ada lautan itu ada empat, maksudnya yang luas dan yang mengumpulkan ada empat.

Yang pertama adalah hawa merupakan lautannya dosa, yaitu condongnya nafsu terhadap macam-macam keinginannya.

Yang kedua adalah nafsu merupakan lautannya macam-macam syahwat, maksudnya nafsu yang memerintah sering condong ke tabi’at perkara badan. Dan yang sering memberi perintah kepada yang enak-enak, itu yang mengumpulkan geraknya nafsu. Nafsu itu adalah tempatnya macam-macam keburukan, dan menjadi sumber akhlaq-akhlaq yang tercela.

Ketiga, mati itu adalah lautannya umur (usia), maksudnya mati itu yang mengumpulkan umur-umur. Dan dalam satu nuskhah bahrul a’mal, bahwa itu adalah lautan amal-amal. Maka nuskhah itu seperti perkataan sebagian ulama, “Mati itu petinya (lumbungnya) amal.”

Keempat, pekuburan adalah lautannya kenelangsaan, maksudnya alam barzakh yang memisahkan antara alam dunia dengan alam akhirat.  Yang mengumpulkan macam-macam kebingungan, yang pada mengharapkan orang-orang itu agar kebingungannya tidak terjadi.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad karangan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar