Perlunya Melakukan Introspeksi Diri Dan Tidak Boleh Menyalahkan Allah Kalau Permintaan Kita Belum Dikabulkan

Disini akan dijelaskan patokan yang cepat, yang akan mendatangkan keberesan atau keselamatan.

Dimana-mana kita menghadap Allah dengan hati yang dibarengin amal shaleh, lalu Allah mengakhirkan pemberian-Nya. Hati-hati jangan sampai kita menyalahkan Allah karena belum memberi juga, tetapi harus menyalahkan diri sendiri karena belum bisa menghadap kepada Allah secara sempurna.

Dengan melakukan introspeksi (menyalahkan diri sendiri), nantinya kita akan berusaha menyempurnakannya (menghadap Allah swt).

Nah hikmah diatas adalah isyarah kejadian antara makhluk dengan makhluk. Apabila kita belum mendapatkan perhatian dan penghormatan dari orang lain, maka kita jangan menyalahkan orang lain, mengapa orang lain belum menghormati kita. tetapi harus menyalahkan diri sendiri, harus mengoreksi diri sendiri kenapa orang lain belum menghormati kita, dan kenapa kita tidak dihormati orang lain. Kalau kita bersikap seperti ini, nantinya kita akan terus berusaha memperbaiki diri untuk mencapai kesempurnaan.

Kesimpulannya adalah bahwa dalam hidup di dunia ini kita harus banyak melakukan introspeksi diri dan mengoreksi diri, harus sibuk dengan aib diri sendiri, jangan sampai kita disibukkan dengan mengoreksi orang lain, sibuk mencari dan menilai aib orang lain. Karena kalau kita bersikap demikian maka kita tidak akan bisa sempurna dalam menghadap Allah swt.

Selain itu kita juga jangan menyalahkan Allah swt, kalau keinginan kita belum dikabulkan. Kita harus mengoreksi diri apakah ibadah atau amal yang kita lakukan sudah benar atau belum.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus sembilan puluh delapan)