Inilah Alasan Mengapa Kita Harus Taat Kepada Allah

Allah swt itu tahu tentang sedikitnya orang yang sadar dalam melaksanakan perintah-Nya. Oleh sebab itu Allah mewajibkan kepada ‘abdi-Nya untuk tho’at kepada-Nya, terus Allah menggiring orang-orang agar tho’at kepada-Nya dengan mewajibkan perkara yang wajib yang diserupakan atau disamakan dengan rantai. Sehingga didalam hadist diterangkan bahwa Allah swt sudah mendatangkan pekerjaan yang aneh, yaitu menggiring orang-orang ke surga dengan rantai, maksudnya Allah mewajibkan kepada manusia agar tho’at kepada Allah. Dan tidak semata-mata mewajibkan demikian, kecuali Allah swt akan memasukkan ke surga.

Disini akan dijelaskan atau dipaparkan tentang pekerjaan Allah swt yang aneh, serta membuat untuk kemaslahatan. Intinya Allah tahu bahwa manusia itu kebanyakannya tidak sadar atau kurang mengerti, sehingga kalau perintah-Nya dibebaskan seperti dalam pekerjaan sunat, maka bakal sedikit yang mengerjakannya. Oleh karena itu oleh Allah swt diwajibkan, artinya kalau dikerjakan mendapat ganjaran dan kalau ditinggalkan akan mendapat siksaan. Hal ini supaya banyak orang yang melaksanakan perintah Allah swt dan akhirnya masuk surga.

Nah pekerjaan Allah yang seperti ini merupakan pekerjaan yang aneh, yaitu Allah memaksa manusia (menyuruh) masuk surga. Malah diancam dengan adanya kewajiban, yang diserupakan dengan rantai.

Padahal kalau dipikir oleh pikiran yang normal, kan surga itu suatu tempat kenikmatan yang belum pernah terlihat oleh mata, dan belum pernah terdengar oleh telinga, dan tidak bisa dibayangkan saking indahnya. Seperti ditempatkan di gedung yang megah, ada yang melayani, ditemani bidadari yang cantik (perawan yang cantik), didepan geudng itu mengalir air yang jernih, pepohonan yang buahnya banyak. Seharusnya orang-orang bercita-cita atau sangat menginginkan mendapatkan hal ini (surga), tetapi pada kenyataannya manusia itu sampai dipaksa-paksa disuruh masuk ke surga.

Apakah hal demikian tidak termasuk aneh? Maksudnya Allah swt mewajibkan macam-macam perkara (pekerjaan) yang menghasilkan surga. Hal tersebut tidak semata-mata diwajibkan kecuali supaya manusia masuk ke dalam surga.

Nah sekarang kenapa manusia sampai dipaksa-paksa oleh Allah swt disuruh masuk ke surga? Hal ini disebabkan oleh dua faktor (perkara).

  1. Wataknya manusia dhaluman jahulan, artinya banyak manusia yang dhalim terhadap dirinya dan keadaan dirinya bodoh.
  2. Keadaan surga (masuk ke surga) dipenuhi dengan pekerjaan-pekerjaan yang tidak disenangi nafsu. Sedangkan neraka dipenuhi dengan syahwat, sehingga orang yang tidak berfikir panjang akan tergoda oleh neraka, terutama setan berjuang membujuk manusia agar mau menjadi temannya di neraka. Na’uudzu billaahi min dzaalika.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus delapan puluh delapan)