Siapakah Orang Yang Diberi Kenikmatan Yang Sempurna Oleh Allah

Kapan saja Allah memberi rizki kepada kita dengan tho’at. Dimana-mana Allah menghendaki kita untuk tho’at dan kaya, maka perlu diketahui bahwa sebenar-benarnya Allah telah menyempurnakan terhadap kita dari macam-macam kenikmatan dhohir batin.

Penjelasan : Kesempurnaan nikmat yang diberikan Allah kepada makhluk, yaitu dimana-mana ada orang atas kuasa Allah bisa tho’at, tegasnya melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Serta melekat hatinya kepada Allah, tegasnya bahwa Allah yang membuat kita bisa tho’at, dan Allah yang akan mengabulkan keinginan kita.

Maka yakin bahwa orang tersebut sudah diberikan kenikmatan dengan nikmat yang sempurna, sebab dia telah melaksanakan dua permintaan Allah, yaitu sudah melaksanakan perintah Allah dalam dhohirnya, dan sudah melekatkan hatinya kepada Allah, yaitu merasa kaya ke Allah tidak butuh dari yang lain.

Jadi permintaan Allah yang harus dilaksanakan ada dua :

  1. Dhohirnya kita harus melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
  2. Batin kita harus terikat (melekat) kepada hakikatnya, yaitu hakikatnya Allah yang membuat kita bisa tho’at.

Setiap orang yang hidup didunia ini harus mempunyai patokan atau mematuhi peraturan yang sudah ada. Dengan kata lain peraturan tersebut adalah peraturan agama islam.

Didalam hukum islam mencakup semua hal, dari mulai tata cara ibadah, muamalah, akhlaq, dan lain sebagainya. Oleh karena itu maka kita wajib mencari ilmu agar kita bisa memahaminya.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah ketujuh puluh empat)