Nikmat Allah Yang Tidak Boleh Dilupakan

Ada dua nikmat, dimana tiap-tiap perkara yang diadakan oleh Allah itu tidak keluar dari dua kenikmatan tersebut. Yaitu nikmat ijad, tegasnya mengadakannya Allah ke makhluk, dan nikmat imad yaitu terus-terusannya nikmat pertolongan Allah, mulai dari Allah memberikan kenikmatan dengan mengadakannya (menciptakannya), dan setelah itu terus-terusan pertolongannya.

Penjelasan :

Nikmat yang tidak boleh dilupakan itu ada dua :

  1. Nikmat diadakannya (diciptakan) kita oleh Allah, dari asalnya tidak ada.
  2. Nikmat terus-terusannya pertolongan Allah.

Sehingga tidak ada waktu walaupun sedetik dari kosongnya macam-macam kenikmatan yang tidak terbilang. Artinya dua kenikmatan ini selamanya akan menetap dalam semua maujud yang tidak akan bisa pisah.

Dan kalau terus-terusannya kenikmatan yang bertalian dengan jiwa raga, yaitu terus-terusannya kenikmatan yang menjadi sebab sembuhnya (sehatnya) anggota badan.

Sedangkan kenikmatan ma’nawi yaitu kenikmatan yang jadi sembuhnya (sehatnya) dan selamatnya ruh, yaitu dari keyakinan, macam-macam ilmu dan kema’rifatan.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah kesembilan puluh lima)