Kenapa Kita Tidak Bisa Bertemu Dengan Allah di Dunia

Ketika Allah tahu bahwa sebenarnya kita tidak sabar menemui Allah swt, maka Allah akan memperlihatkan kepada kita perkara yang dhohir dari Allah swt.

Lantaran ahli ma’rifat diketahui oleh Allah bahwa mereka tidak sabar untuk bertemu dengan Allah, bahkan ada yang sampai majnun (gila). Maka Allah swt memberikan kepada ahli ma’rifat tersebut keistimewaan, yang merupakan penghormatan dari Allah yang menyatakan penerimaan-Nya dan melaksanakan janji-Nya.

Intinya bahwa lamaran atau permohonan ahli ma’rifat telah diterima oleh Allah swt, bahkan diberi kenang-kenangan keistimewaan dari Allah nanti pada waktunya akan bertemu dengan Allah swt. Jadi selagi masih ada di alam dunia, kita tidak akan bertemu dengan Allah swt.

Apabila kita melaksanakan segala perintah Allah swt dan menjauhi larangan-Nya di dunia ini, maka Allah akan menggantinya atau membalasnya di akhirat nanti. Karena dunia ini adalah tempat mencari bekal untuk di akhirat nanti. Apabila bekalnya banyak (amal yang bagus), maka Allah akan memasukkan kita ke surga. Sedangkan apabila amalnya sedikit (lebih banyak dosanya), maka Allah akan memasukkan kita ke neraka.

Selain berusaha agar Allah ridha terhadap kita, maka kita juga dianjurkan untuk selalu menjadikan sunah Rasulullah Muhammad saw sebagai panduan bagi hidup kita. Karena beliau (Nabi Muhammad) adalah manusia yang paling dicintai oleh Allah swt.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus empat belas)