Macam-Macam Karomah

Bukan tiap orang yang tetap keistimewaannya, sempurna kebersihannya.

Penjelasan : Sebenar-benarnya karomah adalah kehormatan Allah terhadap ‘abdinya itu ada dua, yaitu karomah haqiqi dan karomah amrun khowariq lil’adat.

Karomah haqiqi adalah perkara yang merupakan penghormatan dari Allah yang sebenarnya, yaitu memberikannya Allah terhadap ‘abdi-Nya agar bisa tho’at dalam dhohirnya, dan bisa pasrah terhadap takdir atau ketentuan Allah dalam batinnya. Karomah ini adalah paling utamanya pemberian dari Allah, sebab bisa menghasilkan tujuan yang paling luhur dan kenikmatan yang paling akhir, hal tersebut diberikan kepada orang yang bersih.

Karomah amrun khowariq lil’adat, bukan merupakan karomah haqiqi sebab terkadang diberikan kepada orang yang belum istiqomah secara sempurna, dan sering kejadian ditangannya orang mubtadin.

Tidak terlalu dhohir di golongan wasiliin, tapi 2 golongan diatas termasuk min ahlillaah. Maka perlu oleh kita dihormati dan diagungkan dua-duanya, tapi harus lebih mengagungkan ahli istiqomah.

Orang yang kedatangan karomah bukan berarti dia sempurna kebersihannya dari kotoran dan ngambil keuntungan nafsunya. Sebab karomah amrun khowariq lil’adat yang merupakan keistimewaan dari Allah kadang diberikan kepada sebagian orang yang tidak bersih dari mengambil keuntungannya nafsu.

Dan didhohirkannya oleh Allah ada tiga hikmah :

  1. Menambah semangat.
  2. Mencoba, apakah berhenti atau tidak dengan didatangkannya karomah.
  3. Menambah keyakinannya atau keyakinan yang lainnya, supaya diambil manfaat oleh yang lainnya, sehingga orang-orang ingin mencontohnya.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus delapan)