Cara Untuk Mencari Keagungan Yang Tidak Akan Rusak

Apabila kita mempunyai keinginan untuk memiliki keagungan yang tidak akan rusak, maka kita jangan mencari keagungan yang akan rusak.

Penjelasan : Didalam hikmah ini akan dijelaskan tentang keagungan yang patut dicari.

Keagungan itu dibagi 2 :

  1. Keagungan yang tidak akan rusak.
  2. Keagungan yang akan rusak.

Nah kedua keagungan diatas tidak akan bisa dicari berbarengan. Siapa saja orang yang ingin punya keagungan yang tidak akan rusak, yaitu keagungan Allah, maka jangan mencari keagungan yang akan rusak, yaitu keagungan makhluk.

Keagungan yang tidak akan rusak bisa dihasilkan oleh tiga cara :

  • Dengan pertolongan Allah.
  • Dengan tho’at kepada Allah.
  • Berdekatan (mendekatkan diri) dengan orang yang diagungkan Allah.

Keagungan dengan pertolongan Allah bisa dihasilkan dengan cara mengagungkan Allah, memulyakan Allah, merasa silau, merasa cinta dan m’rifat ke Allah. Serta dengan melaksanakan adab-adaban dihadapan Allah, merasa ridho dan pasrah terhadap segala ketentuan Allah.

Keagungan dengan perjalanan tho’at kepada Allah yaitu dengan mensegerakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, memperbanyak ingat (eling), serta mengerahkan tenaga dalam menghasilkan kebaikan.

Keagungan yang dihasilkan dengan mendekatkan diri terhadap orang yang diagungkan Allah, yaitu dengan bersahabat, mengagungkannya, berkhidmah, dan beradab kepada para kekasih Allah.

Siapa saja orang yang menyatakan terhadap perkara diatas, maka yakin sudah mencari keagungan yang tidak akan rusak. Seperti firman Allah man kaana yuriidul ‘izzata falillaahil ‘izzatu jamii’an, orang yang ingin mendapatkan keagungan, maka keagungan yang sebenarnya adalah keagungan Allah .

Mencari keagungan yang akan rusak yaitu keagungan yang datangnya dari makhluk, misalnya kepangkatan dunia, banyak harta, berwibawa.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah kedelapan puluh lima)