Adab atau Etika Berdoa Kepada Allah

Kita jangan menagih kepada Allah apabila permintaan kita diakhirkan oleh Allah. Karena mengakhirkan adab kita (manusia). Intinya jangan bertanya-tanya kenapa Allah belum memberi, tetapi bertanya-tanyalah kenapa diri kita belum ber adab kepada Allah swt.

Penjelasan : Disini akan dikemukakan suatu patokan yang umum bagi banyak orang.

Apabila permintaan kita kepada Allah belum berhasil atau belum dikabulkan, maka harus berhati-hati jangan memburu-buru/tergesa-gesa/ingin secepatnya dan jangan bertanya-tanya kenapa Allah belum memberi. Sebab kenapa Allah belum memberi, karena kita belum bisa beradab kepada Allah. Oleh karena itu kita jangan bertanya-tanya kepada Allah, tapi seharusnya bertanya-tanya kepada diri sendiri kenapa belum bisa beradab. Kalau kita sudah adab, pasti akan secepatnya diberi oleh Allah.

Adab-adaban kita yaitu harus merasa cukup dengan ilmunya Allah, dan ridha terhadap ketentuan-Nya, dan kita harus berpatokan (tekad yang kuat) terhadap perkara yang sudah dipilih oleh Allah untuk kita, jangan terhadap perkara yang dipilih oleh kita bagi diri kita. karena manusia tidak tahu, sedangkan Allah sudah menanggung terhadap mengabulkan (ijabah) perkara yang dkehendaki Allah swt, bukan dalam perkara yang diinginkan oleh kita. serta dalam waktu yang dikehendaki Allah, bukan dalam waktu yang dikehendaki oleh kita.

Oleh karena itu kita harus mengintrospeksi diri sendiri, apakah kita sudah melakukan adab yang baik (beradab) kepada Allah atau belum.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus enam)