Cara Agar Bisa Wushul (Sampai) Kepada Allah

Apabila kita tidak bisa sampai ke Allah kecuali setelah hilang dosa-dosa dan rusaknya keburukan, maka tidak akan wushul (sampai) kita kepada Allah selamanya. Tapi dimana Allah swt menghendaki kita wushul ke Allah, maka Allah akan menutupi sifat kita dengan sifat Allah. Allah swt menghendaki (membuat) kita bisa wushul kepada-Nya disebabkan perkara yang diberikan oleh Allah kepada kita, bukan karena perkara yang datang dari kita untuk Allah.

Allah swt menjadikan (menghendaki) sebagian ‘abdinya untuk bisa wushul kepada-Nya, yaitu dengan perjalanan atau cara sifat-sifat keburukannya manusia atau ‘abdi ditutupin oleh Allah. Kalau manusia ditakdirkan tidak bisa wushul ke Allah kecuali dengan membersihkan dahulu dosa-dosanya dan pengakuan yang jelek (seperti ngaku-ngaku diri kuat, ngaku-ngaku diri agung, punya kuasa, atau kaya), maka selamanya tidak akan bisa wushul ke Allah. Sebab selamanya ada saja keburukan dan pengakuan yang buruk.

Dimana-mana Allah akan menjadikan (menghendaki) kita wushul kepada-Nya, maka Allah akan menutupi sifat buruknya kita denga sifat mulyanya Allah. Sehingga kita bisa wushul ke Allah dengan perkara pemberian dari Allah., tegasnya dibela oleh Allah, buka karena hasil kebaikan kita kepada-Nya.

Setiap orang muslim pasti menghendaki agar dirinya mendapat ridha Allah swt. Oleh karena itu kita harus menghindari atau menjauhi segala hal yang dilarang oleh-Nya. Dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan segala perintah-Nya.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus dua puluh tujuh)