Inilah Perbedaan 2 Ahli Ma’rifat

Perbedaan yang jauh diantara orang yang memiliki dalil dengan Allah dan orang memiliki dalil ke Allah.

Orang  yang memiliki dalil dengan Allah yaitu orang yang sudah ma’rifat kepada Allah, karena keahliannya Allah. Maka menetapkan kepada perkara ciptaan-Nya, itu keluar dari wujud asalnya ciptaan tersebut, yaitu Allah swt.

Orang yang memiliki dalil ke Allah itu dari tidak wusul ke Allah, sebab kalau tidak wusul maka kapan Allah ghoib. Sehingga harus memakai dalil terhadap adanya Allah. Serta kapan Allah jauh, sehingga bukti tapak/jejak ciptaan-Nya bisa menyampaikan kepada Allah.

Penjelasan : orang yang ma’rifat itu ada 2 golongan :

  1. Yang disebut albarohiin
  2. Yang disebut ma’rifatul ‘iyaan.

Nah disini akan dijelaskan perbedaannya 2 ahli ma’rifat, tegasnya sangat jauh antara orang yang ma’rifat kepada Allah swt yang menyatakan ‘alam dari wujud asalnya, yaitu dari wujudnya Allah, yang sering disebut golongan murodiin, yang langsung diberi ma’rifat keistimewaan dari Allah. Dengan orang yang ma’rifat ke Allah dari wujudnya ‘alam, sehingga ciptaan-Nya dijadikan jalan bagi ma’rifat kepada Allah, sering disebut golongan muriidiin.

Nah ini pangkatnya muriidiin kenapa ‘alam dijadikan wasilah terhadap adanya Allah, maka dalam menggapainya itu belum sampai kepada Allah. Sebab kalau sudah sampai, kapan Allah pernah tidak ada, sehingga harus diberi dalil adanya oleh ‘alam. Dan kapan jauhnya Allah sehingga ‘alam dijadikan wasilah kepada Allah. Tegasnya kalau sudah sampai, tidak akan pernah kehilangan Allah dan tidak merasa jauh.

Maka dengan adanya muriidiin merasa jauh padahal dekat, dan merasa ghoib padahal hadir, ketika di perjalanannya. Itu menunjukan perbedaan yang sangat jauh diantara kedua hal diatas.  

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (Hikmah Kedua puluh sembilan)