Larangan meminta ke selain Allah

Jangan melewatkan maksud/cita-cita kita yang tinggi ke selain Allah, sebab dzat yang dermawan tidak akan bisa dilewati dengan macam-macam maksudnya. Tegasnya dimana-mana cita-cita kita melekat terhadap suatu perkara terus bermaksud menghasilkan, maka kita harus membalikkan cita-cita kita ke Allah swt. Jangan melekatkan ke suatu perkara selain Allah, karena Allah adalah yang dermawan selama-lamanya, yang senang kalau diminta, melaksanakan segala permintaannya dengan tanpa perhitungan. Sehingga tidak perlu melewatkan Allah, dan tidak akan bisa melewatkannya, sebab semua yang dimaksud itu ada di bawah karimnya Allah.

Penjelasan : disini ada peringatan, setelah kita mengetahui sebenar-benarnya bahwa tidak ada yang wujud denga wujudnya haqiqi kecuali Allah swt. Maka tidak perlu meminta ke selain Allah swt, sebab tidak ada yang mengungguli terhadap kedermawanan Allah.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (Hikmah ketiga puluh delapan)